Rabu, 09 April 2014

Pengertian DDL



PENGERTIAN DDL
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, membuat, membentuk serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Contoh:
• CREATE (untuk membentuk basis data, table atau index)
• DROP (untuk mengubah struktur table)
• ALTER (untuk menghapus basis data, table atau index)
Create table :
CREATE TABLE NAMA_TABLE (
NAMA_ATRIBUT TIPE_DATA [KETERANGAN],
NAMA_ATRIBUT TIPE_DATA [KETERANGAN],
…
);
Alter table :
ALTER TABEL NAMATABEL
MODIFY FILED TYPE PANJANGBARU;
Drop table :
DROP TABLE NAMA_TABLE;
Drop database :
DROP DATABASE NAMA_DATABASE;



Cara membuat tabel menggunakan bahasa basis data DDL :
  1. Untuk menjalankan Oracle :
All Program à Oracle à Oradb10g_home1 à Application Development à SQL Plus
  1. Dan menginputkan username dan password pada SQL Plus
  2. Untuk menampilkan User yang sedang digunakan :
Ketikkan “show users;”
  1. Untuk membuat user, ketikkan “create user Belajar indentified by amikom;”
  2. Untuk memberikan hak akses kepada user baru , ketikkan “Grant DBA to Belajar;”
  3. Untuk masuk ke user belajar, ketikkan : “conn belajar” lalu memasukan password yang tadi kita masukan.
  4. Cara Pembuatan tabel :
  • Pembuatan Tabel Guru :
CREATE TABLE GURU (
  1. NIG VARCHAR2 (32) not null,
  2. NAMA VARCHAR2 (64) not null,
  3. JENIS_KELAMIN CHAR not null,
  4. TGL_MASUK DATE,
  5. STATUS_PEG CHAR not null,
constraint PK_Guru primary key (NIG));
                             
  • Pembuatan Tabel Kelas :
CREATE TABLE KELAS (
  1. KELAS_ID VARCHAR2 (32) not null,
  2. KETERANGAN VARCHAR3 (64) not null,
  3. constraint PK_MP Primary Key (KELAS_10));

  • Pembuatan Tabel Mata Pelajaran :
CREATE TABLE MATA_PELAJARAN (
  1. CODE_MP VARCHAR2 (32) not null,
  2. NAMA_MP VARCHAR2 (64) not null,
  3. KREDIT NUMBER not null,
  4. Constraint PK_MP Primary Key (KODE_MP));

  • Pembuatan Tabel Murid :
CREATE TABLE MATA_PELAJARAN (
  1. NLS VARCHAR2 (32) not null,
  2. NAMA VARCHAR2 (64) not null,
  3. TGL_LAHIR DATE not null,
  4. JENIS_KELAMIN CHAR not null,
  5. ALAMAT VARCHAR2 (128) not null,
  6. NAMA_ORTU VARCHAR2 (64),
  7. Constraint PK_MURID Primary Key (NIS),
  8. Constraint AK_MURID Unique (KELAS_ID,NIS),
  9. Constraint MURID# KELAS_FK Foreign Key (KELAS_ID),
  10. References KELAS (KELAS_ID);

  • Pembuatan Tabel Ulangan :
CREATE TABLE ULANGAN (
  1. NIS VARCHAR2 (32) not null,
  2. KODE_MP VARCHAR2 (32) not null,
  3. UJIAN_KE NUMBER not null,
  4. TGL UJIAN DATE not null,
  5. NILAI NUMBER,
  6. Constraint PK_ULANGAN Primary Key (NIS, KODE_MP, UJIAN_KE),
  7. Constraint ULANGAN# MURID_FK Foreign Key (NIS) refrences MURID (NIS),
  8. Constraint ULANGAN# MATA_PELAJARAN_FK Foreign Key (KODE_MP),
  9. References MATA_PELAJARAN (KODE MP));

3GL dan 4GL



3GL DAN 4GL

Pada industri komputer dikenal pembagian generasi, yang menandai sebuah evolusi dalam perkembangan bahasa pemrograman. Berikut ini perkembangan generasi bahasa pemrograman

·         3GL
Third-Generation Language (3GL) merupakan bahasa pemrograman yang masuk dalam generasi ketiga. Ini adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi, seperti PL/1, C, atau Java. Untuk dapat menggunakan bahasa pemrograman ini, dibutuhkan pengetahuan dan penguasaan terhadap bahasa pemrograman itu sendiri. Dalam bahasa pemrograman, sebuah compiler akan mengubah pernyataan yang dibuat oleh bahasa pemrograman ke bahasa mesin. Misal pada bahasa pemrograman Java, diperoleh output yang disebut bytecode. Output ini kemudian akan diubah ke bahasa mesin oleh Java Virtual Machine.
·         4gl
Fourth-Generation Language (4GL) adalah bahasa pemrograman yang didesain lebih “natural”, sehingga makin mudah digunakan. Pada generasi keempat ini, bahasa pemrograman sudah dapat digunakan untuk mengakses sebuah data base.
·         Perbedaan
Bahasa pemrograman generasi ketiga menggunakan pendekatan prosedural. Sebagai bahasa prosedural, pemrogram perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci agar komputer melaksanakan tugasnya. Program ditulis dengan menggunakan kata-kata yang biasa dipakai manusia, seperti WRITE untuk menampilkan sesuatu di layar dan READ untuk membaca data dari keyboard.
Bahasa generasi ketiga seringkali disebut sebagai high level language disebabkan bahasa ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan manusia. Beberapa contoh bahasa pemrograman yang masuk dalam kategori generasi ketiga yaitu ADA, ALGOL, C, BASIC, COBOL, FORTRAN, dan PASCAL.

Bahasa pemrograman generasi keempat dirancang untuk mengurangi waktu pemrograman dalam membuat program sehingga diharapkan produktifitas pemrogram jadi meningkat dan program dapat dibuat dalam waktu yang lebih singkat. Alhasil, bahasa pemrograman generasi keempat yang dikenal dengan sebutan 4GL dapat dipakai oleh pemakai yang kurang mengetahui hal-hal teknis tentang pemrograman tanpa bantuan pemrogram profesional. Sebagai contoh pemrogram dapat membuat program dengan Microsoft Access di lingkungan PC dengan mudah.
Bahasa pemrograman generasi keempat biasa disebut sebagai high level language atau bahasa berorientasi pada masalah (problem oriented language) karena memungkinkan pemakai menyelesaikan masalah dengan sedikit penulisan kode dibandingkan pada bahasa prosedural. Bahasa pemrograman generasi keempat menggunakan pendekatan non-prosedural. Untuk mendapatkan suatu hasil, seorang pemakai tidak perlu memberitahukan secara detail tentang bagaimana mendapatkannya
·         Kekurangan pada 3gl
Terletak pada kesulitan untuk mengganti program setelah program tersebut mengalami beberapa kali perubahan
·         Kekurangan pada 4gl
Kekurangan pada 4gl adalah memungkinkan user, khususnya yang paham IT untuk mengrmbangkan prototipenya sendiri
1.      Keunggulan 3gl
2.      Kepadatan
3.      Efisiensi mesin
4.      Fungsionalitas
5.      Kompatibilitas
6.      Produktivitas pengkodean
7.      Pengujian dan pemeliharaan
Keunggulan 4gl
1.      Jalur kode yang lebih sedikit
2.      Memberikan potensi dilakukannya pemrogramanoleh end user untuk aplikasi mereka sendiri
3.      Metodologi pengembangan
4.      Produktivitas yang meningkat
5.      Layanan yang meningkat
6.      Partisipasi pemakai



Selasa, 18 Maret 2014

Contoh kasus Cyber Crime



CONTOH KASUS CYBER CRIME

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut cyber crime. Munculnya beberapa kasus cyber crime di Indonesia seperti pencurian kartu kredit, menyadap transmisi data orang lain misalnya email, dan memanipulasi data.
Dan pada tulisan ini saya akan membahas mengenai CyberCrime.

Apa itu cybercrime???
CyberCrime atau kejahatan dalam dunia maya dalah istilah kejahatan dibidang teknologi informasi yang mengacu pada aktivitas atau perbuatan kejahatan yang dilakukan oleh seseorang  atau kelompok tertentu dengan memanfaatkan teknologi internet sebagai fasilitas.

Apa saja jenis-jenis CyberCrime??
CyberCrime dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu:
1.       CyberCrime berdasarkan jenis aktifitas
2.       CyberCrime berdasarkan motif kegiatan
3.       CyberCrime berdasarkan sasaran kejahatan

Apa saja contoh CyberCrime yang pernah terjadi di Indonesia??
berikut ini adalah salah satu contoh yang pernah terjadi di Indonesia:
Pada tanggal 17 April 2004, Dani Hermansyah melakukan deface dengan mengubah nama-nama partai yang ada dengan nama-nama buah dalam www.kpu.go.ig . Hal ini mengakibatkan keprcayaan masyarakat terhadap Pemilu yang sedang berlangsung pada saat itu menjadi berkurang. Dengan berubahnya nama partai di dalam website, maka bukan tidak mungkin angka-angka jumlah pemilih yang masuk di sana menjadi tidak aman dan bisa diubah.
Modus dari kejahatan ini adalah mengubah tampilan dan informasi website. Motif dari kejahatan ini termasuk ke dalam cybercrime sebagai tindakan murni kejahatan. Hal ini dikarenakan para penyerang dengan sengaja mengubah tampilan dan informasi dari website. Kejahatan kasus cybercrime ini dapat termasuk jenis hacking dan cracking, data frogery, dan bisa juga cyber terorism. Sasaran dari kasus kejahatan ini adalah cybercrime menyerang hak milik (against property) dan bisa juga cybercrime menyerang pemerintah (against government).

Referensi:



Kamis, 21 November 2013

PERKEMBANGAN TELEMATIKA PADA MASA YANG AKAN DATANG



PERKEMBANGAN TELEMATIKA




Perkembangan Telematika Pada Masa Yang Akan Datang Serta Dampak Postif dan Negativnya

Perkembangan teknologi telekomunikasi dan informasi telah berintegrasi menjadi teknologi TELEMATIKA (telekomunikasi, media dan informatika).  Dengan berkembangnya internet mobile sebagai trend teknologi di Era Interaktif saat ini, pola kehidupan manusia telah digiring arah kehidupan global, Hubungan antar manusia menjadi transparan, kemudahan mengakses informasi bagi siapapun secara efisien & efektif, serta informasi yang selalu actual. Masyarakat akan membentuk suatu "komunitas informasi" dimana penguasaan informasi menjadi target utama untuk memenangkan kompetisi.

DAMPAK POSITIF:
-         Kemudahan dalam memeroleh informasi secara cepat, informasi tersebut dapat diperoleh pada saat itu juga 



-         Penghematan waktu dalam memperoleh informasi


DAMPAK NEGATIF:
-          PENIPUAN
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

-         ANCAMAN
Adanya ancaman virus, hacker, penyadapan elektronik  menyebabkan faktor keamanan menjadi masalah dari waktu ke waktu